Pengaruh Suhu Deasetilasi terhadap Karakteristik Biokoagulan Kitosan dari Cangkang Kepiting

Main Article Content

Adhi Setiawan
Novi Eka Mayangsari
Tarikh Azis Ramadani
Citra Eripramita Yunus

Abstract

Limbah cangkang hewan Crustacea seperti kepiting dapat digunakan kembali sebagai bahan baku untuk pembuatan biokoagulan. Cangkang kepiting mengandung kitosan yang mempunyai sifat tidak beracun, mudah diuraikan oleh lingkungan dan dapat mengolah partikel koloidal. Kitosan memiliki gugus amina (NH2) yang kuat sehingga dapat digunakan sebagai polielektrolit yang bersifat multifungsi dan berperan dalam pembentukan flok. Derajat deasetilisasi merupakan parameter yang digunakan untuk mengetahui karakteristik kitosan. Derajat deasetilisasi merupakan jumlah persen kehilangan gugus asetil yang diubah menjadi amina (NH2). Penelitian ini menggunakan variasi suhu deatilisasi dengan waktu kontak selama 6 jam. Dihasilkan suhu deatilisasi pada suhu 125°C menghasilkan persen derajat deatilisasi yang paling tinngi.

Article Details

Section
Seminar MASTER 2019