Studi Efektivitas Aplikasi Atap Rumah untuk Produksi Air Tawar dengan Metode Desalinasi Evaporasi

Main Article Content

Ahmad Erlan Afiuddin
Nora Amelia Novitrie

Abstract

Aplikasi atap rumah untuk produksi air tawar
dengan metode desalinasi evaporasi ini cocok digunakan untuk
masyarakat pesisir yang sulit akan air bersih, selama ini yang
umum digunakan untuk menghasilkan air bersih dari bahan
baku air laut adalah menggunakan metode desalinasi reverse
osmosis yang membutuhkan biaya yang besar dan perawatan
yang cukup susah. Indonesia sebagai daerah lintasan equator
dapat memanfaatkan matahari setiap hari sehingga
penerapannya desalinasi evaporasi menjadi lebih ekonomis.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil desalinasi
evaporasi yang efektif dari beberapa bahan yang akan
digunakan sebagai atap rumah. Penelitian ini dilakukan pada
skala laboratorium dengan membuat maket atap rumah
berbahan fiber dan polikarbonat dengan parameter yang
dipantau adalah pH, suhu, TSS, TDS, klorida dan salinitas.
Pengujian awal kualitas air laut dilakukan sebagai acuan tingkat
efektivitas metode desalinasi evaporasi setelah membandingkan
hasil dari atap berbahan fiber dan polikarbonat. Hasil
pelaksanaan penelitian secara kuantitas menunjukkan untuk
atap berbahan polikarbonat menghasilkan debit air hasil
desalinasi evaporasi sebesar 17,22 ml/hari dan atap berbahan
fiber 53,37 ml/hari, dengan rata-rata suhu 33-34 oC. Berdasarkan
hasil secara kualitas menunjukkan bahwa removal parameter
sesuai yang dibatasi diatas menunjukkan bahwa atap berbahan
fiber lebih baik dari atap berbahan polikarbonat, dengan ratarata
removal sebesar 96% dan memenuhi kualitas baku mutu air
bersih, sedangkan untuk bahan polikarbonat memiliki
prosentase removal rata-rata 92% tetapi untuk parameter
klorida masih belum memenuhi baku mutu air bersih.

Article Details

Section
Science and applied technology