Kajian Desain Kapal Perintis Dengan Kondisi Wilayah Operasi Perairan Dangkal

Main Article Content

Budianto Budianto
Tri Karyono
Ruddianto Ruddianto
Muhamad Muhadi Eko Prayitno
Bambang Teguh Setiawan
Cahyo Dwi Satriya

Abstract

Pembangunan sub sektor transportasi laut ditujukan antara lain untuk menjamin tersedianya jasa angkutan laut dalam kapasitas dan kualitas yang memadai guna mendukung pembangunan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa serta sebagai perwujudan wawasan nusantara. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, terus dilakukan upaya untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat salah satunya dengan layanan transportasi untuk angkutan barang di laut dengan rute yang tetap dan terjadwal sehingga kebutuhan masyarakat berupa barang pokok dan barang penting dapat tersedia dan terpenuhi dengan maksimal. Secara bertahap dioperasikan untuk melayani pelabuhan – pelabuhan di wilayah terpencil hingga wilayah terluar di Nusantara, dimana akses transportasi untuk mobilitas penumpang dan barang antar wilayah masih sangat minim dan tingkat ketersediaan barang kebutuhan pokok serta barang diwilayah tersebut penting masih terbatas, sekaligus mendukung program Pemerintah Republik Indonesia sebagai perwujudan dari Nawacita dengan harapan terciptanya kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk memperoleh hasil tersebut maka seorang peneliti dalam tahap praperencanaan harus memperhatikan beberapa aspek, diantaranya adalah aspek teknis dan ekonomis. Maka untuk memprediksi ukuran utama kapal perintis dengan mempertimbangkan batasan-batasan tertentu yang diharapkan dapat sesuai dengan kondisi pada saat operasionalnya dalam perairan dangkal, kemudian membuat evaluasi dari berbagai alternative bentuk badan kapal dan memilih bentuk lambung mana yang tidak menimbulkan gelombang cukup besar dengan kapasitas optimal dan diperkirakan memiliki stabilitas cukup baik untuk kondisi pelayaran perairan dangkal.

Article Details

Section
MASTER 2019