Strategi Pemasaran Sirup Mangrove

Main Article Content

Wiediartini .
Indri Santiasih
Rona Riantini

Abstract

Abstrak
Makalah ini menyajikan hasil dari program IbM tentang konservasi mangrove untuk ekologi dan ekonomi. Hutan mangrove merupakan ekosistem yang tidak hanya mempunyai fungsi ekologis, tetapi juga ekonomis bagi manusia dan organisme lainnya. Fungsi ekologi seperti melindungi pantai dari abrasi, menahan sediman, pengolah limbah sering terabaikan karena manfaatnya tidak dirasakan langsung oleh manusia. Untuk itu faktor ekonomi yang menjadi salah satu daya tarik untuk melestarikan mangrove ditingkatkan melalui pengabdian masyarakat ini. Pengolahan dan pemanfaatan buah mangrove menjadi produk olahan dikenalkan melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan pada kelompok tani sekitar hutan mangrove di Gunung Anyar. Pemasaran menjadi kunci utama dari berjalannya program ini. Untuk itu perumusan mengenai segmen pasar, konsep branding, lokasi penjualan, konsep dan mekanisme penjualan, ukuran dan jenis kemasan menjadi sangat vital untuk dilakukan di awal. Analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) perlu dilakukan sebagai pertimbangan dan menentukan strategi yang akan diambil. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya komunitas pengolah buah mangrove dan penjualan sirup mangrove secara kontinyu. Produk dipasarkan dengan mempertimbangkan segmen pasar, diferensiasi produk, dan konsep pemasaran tanpa mengabaikan perencanaan dan desain kemasan. Diharapkan produk ini tidak hanya dikenal di sekitar daerah hutan Mangrove, tetapi juga dapat menjadi ikon minuman khas Surabaya. Disisi lain, mangrove bisa menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat sekitar dan dengan munculnya ‘enterpreneur’ baru diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian

Article Details

Section
Maritime safety and environmental

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>