Underwater Communication Berbasis Pulse Code Modulation untuk Deteksi Gempa Bawah Air

Authors

  • Rahmania Firdiansyah Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  • Yuning Widiarti Teknik Kelistrikan kapal, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya, Jl. Teknik Kimia Kampus ITS, 60111, Indonesia
  • Zindhu Maulana Ahmad Putra Teknik Kelistrikan kapal, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya, Jl. Teknik Kimia Kampus ITS, 60111, Indonesia

Abstract

Indonesia terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik yang membuatnya menjadi rawan akan gempa dan bencana lanjutannya yaitu tsunami. Bencana alam selalu menimbulkan kerugian baik berupa materi maupun korban jiwa serta trauma yang mendalam. Gempa bumi di dasar laut adalah fenomena alam yang sulit untuk diprediksi dan dimonitor secara efektif. Kebutuhan akan sistem komunikasi bawah air yang efektif dan mampu memonitor bencana alam semakin meningkat seiring dengan kebutuhan untuk meningkatkan keselamatan manusia. Dengan menggunakan sensor getaran 801S penelitian ini diharapkan mampu mendeteksi getaran gelombang seismik, sistem ini memungkinkan pengumpulan data yang akurat dan real-time. Penelitian ini membahas tentang pengembangan prototipe sistem komunikasi bawah air yang difokuskan pada pemantauan gempa di laut. Sistem ini memanfaatkan teknologi hydrophone dan metode Pulse Code Modulation (PCM) sebagai basisnya. Teknologi piezoelektrik yang terdapat pada hydrophone, menggunakan listrik pada kristal tertentu yang dapat menghasilkan gelombang suara atau akustik, adalah komponen utama desain ini untuk meningkatkan transmisi sinyal di bawah air.

Downloads

Published

2024-10-17

Most read articles by the same author(s)