Biodegradasi Diesel oleh Konsorsium Bakteri Vibrio alginolyticus dan Acinetobacter lwoffii yang Diisolasi dari Area Pembongkaran Kapal di Pantai Tanjungjati, Madura, Indonesia

Main Article Content

Setyo Budi Kurniawan
Muhammad Fauzul Imron

Abstract

Hidrokarbon yang berasal dari minyak bumi seperti bahan bakar diesel, minyak mentah, dan sulingan minyak bumi adalah jenis-jenis polutan yang ditemukan di lingkungan perairan laut. Polutan ini tergolong jenis-jenis bahan yang berbahaya bagi lingkungan. Diperlukan teknologi khusus untuk meremediasi pencemaran laut, utamanya oleh diesel, sebagai salah satu pencemar yang paling banyak ditemukan di wilayah perairan laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kemampuan degradasi diesel oleh konsorsium bakteri Vibrio alginolyticus dan Acinetobacter lwoffii. V. alginolyticus dan A. lwoffii diisolasi dari area pembongkaran kapal di Pantai Tanjungjati, Madura, Indonesia. Studi kemampuan biodegradasi diesel dilakukan dengan menginokulasi 10% (v/v) konsorsium bakteri ke dalam Mineral Salt Medium (MSM) dengan 10% (v/v) konsentrasi diesel. Persentase degradasi diesel diamati dengan analisis GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsorsium bakteri V. alginolyticus dan A. lwoffii mampu mendegradasi diesel hingga 12,06% selama 14 hari. Konsorsium bakteri V. alginolyticus dan A. lwoffii terbukti mampu menurunkan rantai karbon yang ada dalam diesel sehingga memiliki potensi untuk digunakan sebagai agen bioremediasi lingkungan laut yang tercemar oleh hidrokarbon.

Article Details

Section
Articles