Fire Risk Assessment pada Ruang Panel Listrik Perusahaan Farmasi

Authors

  • Muhammad Rakeen Firmansyah Firmansyah Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Abstract

Sektor industri manufaktur adalah suatu sektor yang mengalami perkembangan sangat pesat, salah satunya adalah perusahaan farmasi. Salah satu area pada perusahaan farmasi yang tidak lepas dari potensi dan risiko kebakaran tinggi adalah area panel listrik. Berdasarkan kondisi eksisting, proteksi kebakaran pada ruang panel listrik hanya berupa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan jenis Dry Chemical Powder (DCP) dan tidak terdapat sistem deteksi dan alarm kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat risiko kebakaran pada ruang panel listrik di perusahaan farmasi. Untuk mengidentifikasi dan menilai risiko kebakaran secara sistematis, digunakan metode Fire Risk Assessment (FRA) secara kualitatif dengan mengacu pada standar NFPA 551 tahun 2022 dan formulir checklist dari David Yung (2008). Penilaian dilakukan terhadap tujuh potensi bahaya kebakaran yang dapat terjadi di ruang panel listrik. Masing-masing potensi bahaya kebakaran dianalisis berdasarkan probabilitas kejadian dan tingkat keparahan dampaknya. Hasil penilaian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pengendalian tambahan, beberapa potensi bahaya kebakaran seperti maintenance rutin panel listrik, hubungan arus pendek listrik (short circuit) yang dapat menyebabkan bunga api (spark), dan kegagalan fungsi pada saat tes fungsi yang dapat menyebabkan kebakaran memiliki tingkat risiko High. Setelah penerapan proteksi aktif seperti fire suppression system dan smoke detector, risiko pada semua potensi bahaya kebakaran berhasil ditekan menjadi Moderate hingga Low. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi sistem proteksi kebakaran yang tepat dapat secara signifikan menurunkan tingkat risiko dan meningkatkan keselamatan operasional di perusahaan farmasi.

Downloads

Published

2026-09-10