Perencanaan Maintenance Pada Overhead Crane Menggunakan Metode FMEA dan RCM II

Main Article Content

Muhammad Haris Zarkasyi
Mohamad Hakam
Priyo Agus Setiawan

Abstract

Overhead crane adalah jenis crane dengan jembatan bergerak yang membawa hoist dan berjalan di atas kepala pada landasan pacu yang tetap. Berdasarkan data perbaikan perusahaan, overhead crane merupakan mesin yang sering mengalami kerusakan selama 3 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rencana maintenance pada overhead crane guna mengantisipasi breakdown mesin. Metode yang digunakan adalah Failure Mode Effect and analysis (FMEA) untuk penentuan mode kegagalan dan Reliability Centered Maintenance II untuk menentukan waktu antar kerusakan dan waktu antar perbaikan. Metode Reliability Centered Maintenance II (RCM II) merupakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan data modus dan efek kegagalan. Hasil penelitian ini didapatkan 32 failure mode dari 19 komponen overhead crane yang dapat menyebabkan functional failure. Hasil pada penentuan maintenance didapatkan kegiatan maintenance yang didapatkan terdiri dari 2 kegiatan, yaitu, schedule restoration task dan scheduled discard task. Komponen yang termasuk scheduled restoration task yaitu longtravel motor dan pendant, sedangkan yang termasuk scheduled discard task yaitu disk brake hoist, longtravel brake, trolley brake, wire rope, dan gearbox hoist.

Article Details

Section
Articles