Analisis Risiko Kerusakan Peralatan Winch dan Airbag pada Proses Launching Kapal Menggunakan Airbag dengan Metode FMEA

Main Article Content

Imam Bukhori
Rona Riantini
Arief Subekti

Abstract

Dalam pembuatan sebuah kapal harus melalui beberapa tahapan kerja. Setiap tahapan kerja tersebut, tentunya memiliki potensi bahaya masing-masing. Salah satu tahapan yang memiliki potensi bahaya besar adalah tahapan peluncuran (Launching) kapal. Terdapat beberapa jenis metode peluncuran kapal yang ada, namun metode yang paling sering digunakan adalah dengan metode peluncuran kapal menggunakan Airbag. Dalam proses peluncuran kapal menggunakan Airbag digunakan beberapa peralatan kerja, seperti Winch dan Airbag. Kedua komponen tersebut ialah komponen yang berperan besar dalam proses peluncuran kapal menggunakan Airbag. Oleh karena itu, kondisi dari Winch dan Airbag harus dipastikan kelaikannya pada setiap komponen alat sebelum melakukan proses peluncuran, Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis risiko kerusakan peralatan Winch dan Airbag dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan pemberian rekomendasi langkah pencegahan dan pengendalian risiko dengan metode Hirarki Pengendalian Risiko. Dari hasil identifikasi FMEA dapat diketahui bahwa Winch memiliki 12 potensi bahaya tinggi dan Airbag memiliki 9 potensi bahaya tinggi. Rekomendasi langkah pencegahan dan pengendalian yang disarankan adalah dengan melakukan proses pembuatan kapal pada Graving Dock, membuat jadwal pengecekan, perbaikan, penggantian dan kalibrasi pada Winch dan Airbag dan melakukan sosialisasi kepada karyawan mengenai pentingnya melakukan Maintenance pada Winch dan Airbag.

Article Details

Section
Articles