Evaluasi Penjadwalan Perawatan Mesin CNC-FF menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II dan Benefit-Cost Ratio (BCR)

Main Article Content

Milka Suci Icha Putri
Priyo Agus Setiawan
Aulia Nadia Rachmat

Abstract

Mesin CNC-FF (Horizontal Boring & Milling Machine) pada salah satu perusahaan galangan kapal mempunyai frekuensi kerusakan paling tinggi dengan data downtime mencapai 672 jam di Tahun 2019. Oleh karenanya, perlu adanya evaluasi penjadwalan perawatan guna meminimalisir jumlah downtime dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II, serta Benefit-Cost Ratio (BCR) sebagai perbandingan kelayakan dari segi pembiayaan antara alternatif perawatan usulan RCM II dengan alternatif existing preventive maintenance perusahaan. Dalam kajian RCM II mencakup identifikasi bahaya yang diimplementasikan dalam Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dengan penilaian risiko di setiap failure mode menggunakan Risk Priority Number (RPN). Hasil menunjukkan bahwa terdapat 39 bentuk failure mode, dengan 5 failure modes di antaranya dapat dicegah menggunakan kebijakan perawatan scheduled restoration task, 3 failure modes menggunakan scheduled discard restoration, dan 1 failure mode menggunakan scheduled on-condition task. Hasil dari metode BCR menunjukkan bahwa kedua alternatif memiliki nilai B/C > 1, yang selanjutnya dilakukan incremental analysis dengan kesimpulan alternatif usulan jadwal perawatan menggunakan metode RCM II adalah yang paling layak dengan nilai rasio perbandingan B/CA1–A2 = 96,8582.

Article Details

Section
Articles