Hubungan Antara Kriteria HFACS pada Kecelakaan Alat Pengangkut Menggunakan Rekomendasi SCAT di Perusahaan Semen

Main Article Content

Maria Margaretha Octhaniasari
Dewi Kurniasih
Haidar Natsir Amrullah

Abstract

Perusahaan semen merupakan salah satu perusahaan dengan berbagai potensi bahaya salah satunya lalu lintas. Risiko kecelakaan lalu lintas yang terjadi bisa berupa rusaknya komponen pada kendaraan dan bisa mengakibatkan pekerja terluka. Menurut data perusahaan dari tahun 2018-2020 telah terjadi sebanyak 25 kasus kecelakaan pada pengangkut bahan baku dan semen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecelakaan agar tidak terjadi secara berulang menggunakan metode Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) dan menentukan rekomendasi dengan SCAT (Systematic Cause Analysis Technique). Hasil dari analisis HFACS setelah ditingkatkan menggunakan uji statistik dengan chi-square dengan p-value 0,0500 menyatakan bahwa ada hubungan antar kriteria di setiap tingkat. Odds ratio tertinggi terdapat pada hubungan organizational climate dan planned inappropriate operations yang memiliki nilai chi-square sebesarĀ  0,000 dan OR terbesar 56 dengan CI 4,360-719,205. Hal ini menunjukkan bahwa pada hubungan antar kriteria memiliki peluang terbesar terjadinya risiko kegagalan. SCAT digunakan sebagai rekomendasi yang memperoleh hasil seperti mengadakan rapat untuk membahas kualifikasi karyawan, memberi sanksi, melakukan tinjauan ulang terhadap identifikasi bahaya, memberi briefing, memberi pelatihan kepada sopir dan safety officer.

Article Details

Section
Articles