Analisis‌ ‌Risiko‌ ‌pada‌ ‌Kondensor‌ ‌di‌ ‌Pembangkit‌ ‌Listrik‌ ‌Tenaga‌ ‌Panas‌ ‌Bumi‌ ‌ Menggunakan‌ ‌Metode‌ ‌‌Failure‌ ‌Mode‌ ‌and‌ ‌Effect‌ ‌Analysis‌ ‌‌(FMEA)‌

Main Article Content

Tauam Sumunar Muflih
Mohamad Hakam
Mochamad Yusuf Santoso

Abstract

Kondensor adalah suatu peralatan yang digunakan untuk mengubah uap bekas dari turbin uap menjadi air dengan bantuan dari air pendingin utama dalam proses produksi listrik pada pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Proses produksi listrik pada PLTP dengan memanfaatkan energi panas bumi ini beroperasi 24 jam, sehingga berpotensi  terjadi kegagalan atau kerusakan  pada komponen kondensor. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi kegagalan atau kerusakan dari komponen utama yang ada pada kondensor dengan melakukan perhitungan RPN (Risk Priority Number). Dari hasil perhitungan, diketahui terdapat 39 mode kegagalan dari 31 komponen dan diperoleh nilai RPN tertinggi terdapat pada Condenser Spray Nozzle dengan mode kegagalan Spray Nozzle tersumbat sebesar 180. Untuk komponen - komponen yang memiliki nilai RPN tinggi komponen tersebut harus diprioritaskan dalam melakukan kegiatan perawatan, karena memiliki risiko yang sangat tinggi jika peralatan tersebut gagal maka dapat mengancam keselamatan pekerja dan juga kerugian yang besar bagi perusahaan.

Article Details

Section
Articles