Analisa Risiko Pekerjaan di Gudang Penyimpanan B3 dengan Metode HIRADC dan FTA serta Penentuan Pengendalian Risiko dengan Pendekatan 6S

Main Article Content

Gilang Firmanullah Muhammad
Agung Nugroho
Nora Amelia Novitrie

Abstract

Perusahaan jasa support migas yang bergerak dibidang pelabuhan dan penyimpanan barang yang digunakan untuk proses pengeboran minyak atau gas di tengah laut. Dalam perusahaan ini terdapat gudang penyimpanan bahan berbahaya dan beracun (B3) yang belum terdapat dokumen terkait analisa risiko dari pekerjaan yang ada di gudang tersebut. Hal ini tidak sesuai dengan ISO 45001 : 2018 OHSMS klausul 6.1.2 yang berisi ” perusahaan harus memiliki dokumen analisa risiko untuk setiap pekerjaan yang dilakukan. Oleh karena itu perlu dilakukan pembuatan dokumen yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko dan penentuan pengendalian”. Oleh karena itu perlu dilakukan pembuatan dokumen terkait identifikasi bahaya, penilaian risiko serta pemberian rekomendasi dari pekerjaan pekerjaan yang ada di gudang penyimpanan tersebut. Dalam penelitian ini metode untuk menganalisa risiko adalah HIRADC dan FTA, yang kemudian akan diberi rekomendasi pengendalian dengan menggunakan metode 6S. Berdasarkan hasil analisis dengan metode HIRADC didapatkan 8 pekerjaan pada gudang penyimpanan B3 tersebut dengan 39 risiko bahaya. Dengan 2 bahaya dengan risiko rendah, 9 bahaya dengan risiko sedang, 18 bahaya dengan risiko tinggi, dan 10 bahaya dengan risiko kritis. Selanjutnya dari hasil analisa FTA menunjukkan 139 basic cause yang memiliki nilai High dan Critical. Dari penyebab tersebut diberikan rekomendasi dengan menggunakan metode 6S.

Article Details

Section
Articles