Perencanaan Kegiatan Perawatan Mesin CNC PLASMA Menggunakan Metode RCM II dengan Pendekatan Grey FMEA di Perusahaan Galangan Kapal

Main Article Content

Rosa Ayu Miranda
Priyo Agus Setiawan
Aulia Nadia Rachmat

Abstract

CNC Plasma (Computer Numerical Control) merupakan mesin utama pada bengkel fabrikasi divisi produksi perusahaan galangan kapal yang berfungsi untuk memotong dan memberi tanda pada plat. Mesin CNC Plasma merupakan mesin yang paling sering mengalami kerusakan pada bengkel fabrikasi. Kerusakan CNC Plasma dapat menyebabkan terhambatnya proses pemotongan plat yang mengakibatkan terganggunya proses produksi yang dapat merugikan perusahaan. Sehingga dibutuhkan system perawatan yang terjadwal agar kerusakan tersebut dapat diminimalkan. Penelitian ini membahas perencanaan kegiatan perawatan menggunakan metode RCM II (Reliability Centered Maintenance) serta metode Grey FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk menentukan tingkat prioritas kerusakan komponen mesin CNC Plasma sehingga dapat memudahkan perusahaan dalam memilih komponen yang membutuhkan perawatan lebih.. Hasil penilaian risiko menggunakan Grey FMEA didapatkan komponen yang memiliki tingkat resiko tertinggi adalah selenoid dust collector dengan nilai grey relation 0,56. Berdasarkan analisis metode RCM II, nilai TM (interval waktu perawatan optimal) terlama adalah selang udara dust collector dengan nilai 1746,3987 jam, serta nilai TM terendah adalah selenoid valve dust collector dengan nilai 380,8640 jam.

Article Details

Section
Articles