Pendokumentasian Pada Kegiatan Pelaksanaan Rencana K3 Sebagai Salah Satu Prinsip Dasar Penerapan SMK3 (Studi Kasus Di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya)

Main Article Content

Ahmad Yusqi Hidayat
Dewi Kurniasih
Aulia Nadia Rachmat

Abstract

Bengkel atau laboratorium memiliki potensi bahaya dimana jika terjadi kecelakaan akan menimbulkan kerugian manusia dan material yang cukup besar. Sekitar 85-96% kecelakaan kerja merupakan akibat dari unsafe acts. Kecelakaan kerja dapat dicegah dengan dilakukannya implementasi K3 di setiap tempat kerja. PP Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3 Pasal 11 menyatakan wajib melaksanakan rencana K3 dengan melakukan kegiatan pemenuhan persyaratan K3, salah satunya prosedur dan instruksi kerja. Langkah awal memenuhi dokumentasi dalam penerapan SMK3, dibuat dokumen manual SMK3. Kesesuaian dokumen manual lama masih 68,75% dan dokumen manual baru 100% dari 64 kriteria audit tingkat awal. Identifikasi kebutuhan prosedur dilakukan dengan melakukan koordinasi dari Wadir II, UJM, dan UPIK3 didapatkan hasil 34 dokumen prosedur dan 33 instruksi kerja. Penyusunan prosedur dan instruksi kerja didasarkan pada Permen PAN Nomor 35 tahun 2012. Format langkah - langkah dalam prosedur akan dibuat dalam bentuk flowchart. Identifikasi dokumen dan konten dokumen sudah disesuaikan dengan keadaan di PPNS. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan evaluasi penerapan efektifitas pada prosedur yang telah dibuat.

Article Details

Section
Articles