Fire Risk Assessment Pada Unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

Main Article Content

Fierda Putri
Moch. Ashari
Mades Khairansyah

Abstract

Unit pembangkit tenaga diesel merupakan area yang memiliki potensi kebakaran yang tinggi karena terdapat penyimpanan bahan bakar serta penggunaan biosolar-30 yang memiliki sifat mudah terbakar (flammable) sebagai bahan bakar utama. Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko dari bahaya kebakaran serta memberikan rekomendasi sistem proteksi kebakaran aktif sesuai NFPA 850 tahun 2020. Metode dalam penelitian ini adalah Fire Risk Assessment (FRA) secara kualitatif (checklist) berdasarkan NFPA 551 tahun 2019, untuk mengetahui penyebab kebakaran. Kemudian dari hasil checklist, peneliti menggunakan metode Event Tree Analysis (ETA) untuk menilai risiko dari sistem proteksi kebakaran yang direkomendasikan. Dari analisis ETA sesuai kondisi eksisting didapat nilai risiko pada event overfilling dan listrik statis saat pengisian BBM=0,01; konsleting pompa BBM=0,012; kebocoran pipa tangki=0,03. Dari hasil penilaian ETA dengan penambahan sistem proteksi untuk area penyimpanan bahan bakar berupa instalasi foam chamber terjadi penurunan nilai risiko pada event overfilling dan listrik statis saat pengisian BBM menjadi 0,00015; pada konsleting listrik pipa BBM menjadi 0,00018; pada kebocoran pipa tangki menjadi 0,00006. Sehingga nilai risiko dapat diterima berdasarkan ALARP.

Article Details

Section
Articles