Gejala Gangguan Mata Akibat Pekerjaan Menggunakan Komputer Pada Pekerja Galangan Kapal

Main Article Content

Salsabila Dinda Azzahra Arifin
Indri Santiasih
Farizi Rachman

Abstract

Proses produksi kapal menggunakan Visual Display Terminal (VDT) yang berisiko Computer Vision Syndrome (CVS) dan dapat menyebabkan penurunan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gejala CVS pada pekerja dengan VDT dan faktor yang mempengaruhinya. Gejala CVS diidentifikasi dengan Kuesioner Identifikasi Gejala CVS, pengembangan dari jurnal klinikal identifikasi CVS. Pengukuran faktor individu (jenis kelamin, usia, masa kerja, lama kerja, waktu rehat, penggunaan alat bantu penglihatan) menggunakan kuesioner faktor risiko gejala CVS, faktor lingkungan (intensitas pencahayaan lokal, intensitas pencahayaan umum, tinggi kursi, tinggi meja) dan faktor komputer (jarak mata pada VDT, sudut penglihatan) menggunakan observasi di lokasi. Hasil uji validitas dan uji reliabilitas kuesioner didapatkan valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk mengidentifikasi gejala CVS. Analisa penelitian menggunakan Regresi Logistik Biner menunjukkan pencahayaan umum (p-value=0,02) memiliki pengaruh terhadap kejadian gejala CVS. Sedangkan jenis kelamin (p-value=0,24), usia (p-value=0,28), masa kerja (p-value=0,92), lama kerja (p-value=0,1), waktu rehat (p-value=0,1), penggunaan alat bantu penglihatan (p-value=0,1), pencahayaan lokal (p-value=0,48), tinggi kursi (p-value=0,14), tinggi meja (p-value=0,76), jarak mata (p-value=0,76), dan sudut penglihatan (p-value=0,99) tidak berpengaruh terhadap kejadian gejala CVS. Rekomendasi yang diberikan adalah menambahkan lampu dan mengganti yang rusak, melakukan safety talk menyesuaikan jadwal HSE divisi, memasang poster pada buletin dan melakukan perawatan ruangan dengan teratur.

Article Details

Section
Articles