Penilaian Risiko Paparan Getaran Pada Operator Impact Wrench dan Demolition Hammer

Main Article Content

Brenda Venitta Lantu
Indri Santiasih
Haidar Natsir Amrullah

Abstract

Proses produksi spunpile dilakukan dengan alat bantu Impact Wrench dan Demolition Hammer dalam pembuatannya. Kedua alat tersebut menghasilkan getaran yang ditransmisikan pada tangan dan lengan pekerja. Hasil dari paparan getaran tangan dan lengan yang melebihi dari NAB dapat berdampak pada kesehatan pekerja. Getaran yang berlebihan dari mesin mekanik dapat menimbulkan dampak bagi lingkungan sekitarnya khususnya bagi manusia (Kelly, 2012). Keluhan musculoskeletal pada umumnya dirasakan pada umur kerja yaitu 25-65 tahun, dimana keluhan pertama biasanya dirasakan pada umur 35 tahun dan akan terus meningkat seiring bertambahnya umur (Chaffin, 1973). Berdasarkan hal itu, maka diperlukan penilaian risiko sehingga dapat mengetahui pengendalian yang tepat untuk meminimalisir dampak yang ada. Penilaian risiko dilakukan dengan mengukur langsung paparan getaran tangan dan lengan pada operator Impact Wrench dan Demolition Hammer dengan menggunakan Human Vibration Meter. Hasil dari pengukuran kemudian dilakukan analisis risiko dengan membandingkan NAB sesuai PERMENAKER No. 5 tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Analisis dilakukan sesuai dengan prosedur ISO 5349:2001 dimana dapat menghasilkan daily vibration exposure (A8) dalam 8 jam kerja normal pekerja. Hasil dari analisa menunjukkan bahwa 59,26% pekerja terpapar getaran tangan dan lengan diatas NAB. Berdasarkan hal ini maka pengendalian terhadap paparan getaran tangan dan lengan diperlukan bagi pekerja. Pengendalian dapat dilakukan sesuai hierarki pengendalian risiko.

Article Details

Section
Articles