Analisis Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Kerja Departemen SHE dengan Metode Full Time Equivalent (FTE) (Studi Kasus: Perusahaan Kontraktor Pertambangan)

Main Article Content

Hasna Athiyya Yumna
Indri Santiasih
Haidar Natsir Amrullah

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia menjadi hal yang penting dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan mewujudkan tujuan perusahaan. Pengelolaan sumber daya manusia dapat dilakukan dengan melakukan analisis beban kerja dan kebutuhan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja FTE dan kebutuhan tenaga kerja pada Departemen SHE perusahaan kontraktor pertambangan, dikarenakan tingginya riwayat lembur kerja yang dimiliki oleh pekerja. Analisis beban kerja dilakukan berdasarkan waktu kerja menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Hasil perhitungan beban kerja dengan metode FTE menunjukkan adanya beban kerja overload (2 pekerja), beban kerja normal (4 pekerja), dan beban kerja underload (2 pekerja). Hasil analisis beban kerja FTE ini selanjutnya digunakan untuk menghitung jumlah tenaga kerja optimal, dan didapati bahwa jumlah pekerja Departemen SHE sudah optimal, kecuali pada jabatan SHE Head Department. Rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan oleh perusahaan ialah melakukan job enrichment/ enlargement, mengadakan pelatihan manajemen waktu, dan menerapkan sistem rolling pada pekerja.

Article Details

Section
Articles