Identifikasi Bahaya Dengan Metode Preliminary Hazard Analysis (PHA) Pada Bengkel/Lab Serta Pembuatan Sistem Informasi UPI K3 dan Pelaporan Kecelakaan (Studi Kasus di PPNS)

  • Wimboro Galasakti Prabowo
  • Wibowo Arninputranto
  • Adhi Setiawan

Abstract

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki Unit
Pengembangan dan Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (UPI K3) yang berguna untuk menjamin setiap unsur kerja yang ada di PPNS sesuai dengan standar K3. Beberapa bengkel atau Lab. memiliki potensi bahaya besar karena terdapat sumber bahaya yang mana jika terjadi kecelakaan akan menimbulkan kerugian manusia dan material yang cukup besar. Identifikasi bahaya dengan menggunakan metode Preliminary Hazard Analysis (PHA) bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya yang kemungkinan terjadi. Dengan dilakukan upaya ini diharapkan dapat memperkecil terjadinya risiko dari bahaya yang ditimbulkan. Diperlukan suatu sistem informasi dan pelaporan agar setiap orang dapat mengetahui potensi bahaya apa saja yang ada pada bengkel maupun laboratorium dan melaporkan kecelakaan yang terjadi pada tempat tersebut. Identifikasi bahaya menggunakan metode Preliminary Hazard Analysis (PHA) dan membuat sistem informasi UPI K3 pelaporan kecelakaan kerja dengan menggunakan PHP Hypertext Preprocessor sebagai bahasa pemrograman dan juga menggunakan MySQL sebagai database server. Dari hasil identifikasi bahaya dengan menggunakan metode PHA seperti yang terdapat pada lampiran II menunjukkan bahwa Bengkel Konstruksi merupakan bengkel yang paling banyak memiliki potensi bahaya yang mencapai 57 buah, hal ini dikarenakan aktifitas pada bengkel tersebut juga yang paling banyak yaitu sebanyak 17 aktifitas. Pembuatan sistem informasi UPI K3 serta pelaporan kecelakaan menggunakan program Notepad++ dan dibantu dengan Adobe Dreamweaver untuk pembuatan tampilannya dengan bahasa pemrograman PHP.

Published
2018-01-16