Pengaruh Konsentrasi SiO2 pada Larutan Aktivator Terhadap Kuat Tekan dan Ketahanan Api Geopolymer berbasis Metakaolin

Main Article Content

Wiwik Dwi Pratiwi
Wahyu Wiyati
Dian Wahyu Winata

Abstract

Geopolymer merupakan material binder yang
memiliki potensi aplikasi yang luas. Penggunaan geopolymer
untuk konstruksi di lingkungan laut merupakan peluang yang
besar karena geopolymer memiliki sifat ketahanan terhadap
penetrasi khlorida yang relatif baik. Penelitian ini meninjau
pengaruh perbandingan konsentrasi SiO2 di dalam larutan
aktivator terhadap kuat tekan dan ketahanan api geopolymer
berbasis metakaolin. Untuk uji tekan, pasta dicetak dengan
cetakan akrilik berdiameter 20 mm dengan tinggi 40 mm. Setelah
24 jam, benda uji dikeluarkan dari cetakan, kemudian disimpan
di dalam wadah tertutup dalam keadaan terbungkus kain basah.
Pengujian dilakukan pada umur 7 dan 28 hari. Paja uji
ketahanan api, spesimen berukuran panjang 100 mm, lebar 20
mm, dan tebal 3 mm dibakar dengan nyala Bunsen. Penelitian ini
menghasilkan kesimpulan bahwa kuat tekan dan ketahanan api
geopolymer meningkat jika konsentrasi SiO2 dalam larutan
aktivator meningkat hingga nilai tertentu, namun pada
konsentrasi SiO2 yang terlalu tinggi geopolymer tidak bisa
mengeras.

Article Details

Section
Science and applied technology