Analisis Persiapan Implementasi Sistem Manajemen Lingkungan di Laboratorium Limbah Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Main Article Content

Vika Sanin Qonita
Ahmad Erlan Afiuddin
Dika Rahayu Widiana

Abstract

Kurangnya kepedulian pihak instansi Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) terhadap lingkungan khususnya pada laboratorium limbah yang belum memiliki sistem pengolahan limbah berpotensi menimbulkan peningkatan dampak negatif terhadap lingkungan. Dampak negatif terhadap lingkungan misalnya pencemaran limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dari penggunaan bahan kimia. Upaya dalam mengendalikan dampak positif dan negatif terhadap lingkungan secara sistematis dengan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001:2015. Namun pada kondisi di lapangan, instansi PPNS termasuk laboratorium limbah belum menerapkan standar ini, maka penelitian berfokus pada perencanaan implementasi standar ini.Metode yang digunakan yakni checklist pemenuhan klausul ISO 14001:2015 dari self-assessment Global Environmental Management Initiative (GEMI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium limbah PPNS belum memenuhi klausul ISO 14001:2015 yang ditunjukkan dengan persentase hasil checklist< 100 %. Sehingga upaya perbaikan yang dilakukan untuk memenuhi klausul ISO 14001:2015 dengan melengkapi dokumen manual sistem manajemen lingkungan yang meliputi dokumen manual, prosedur, formulir dan instruksi kerja.

Article Details

Section
Articles