Analisis Kelayakan Ekonomi Metode Payback Periode dan Internal Rate of Return dalam Pengolahahan Fly Ash dan Bottom Ash di Industri PLTU

Main Article Content

Prischa Oktaviani
Dika Rahayu Widiana
Ahmad Erlan Afiuddin

Abstract

Fly ash dan bottom ash adalah limbah padat yang bersifat berbahaya dan beracun (B3) yang dihasilkan dari industri PLTU. Pada kondisi eksisting salah satu industri PLTU di Probolinggo mengelola limbah tersebut dengan cara memanfaatkan 70% fly ash untuk campuran semen oleh industri semen. Sekitar 30% sisanya ditimbun dengan bottom ash di tempat terbuka (landfill). Penimbunan ini menjadi permasalahan lingkungan karena mencemari tanah dan udara. Untuk itu perlu dilakukan upaya pengelolaan yang lebih baik dengan mengoptimalkan pemanfaatannya menjadi produk yang lebih bermanfaat. Pada penelitian ini dilakukan kajian kelayakan ekonomi terhadap pemanfaatan fly ash dan bottom ash dengan metode pay back period (PP) dan internal rate of return (IRR). Beberapa usulan pengelolaan limbah selain kondisi eksisting (skenario 1) tersebut adalah dengan memanfaatkan menjadi paving (skenario 2), batu bata (skenario 3) dan paving serta batu bata (skenario 4). Setelah itu, dilakukan kajian untuk mengetahui kesediaan membayar (willingness to pay) dengan teknik bidding game dari pihak industri PLTU terkait biaya pengelolaannya. Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi diperoleh hasil terbaik adalah skenario 4 dengan nilai PP 2 tahun 2 bulan dan IRR 23%. Nilai kesediaan membayar (WTP) dari perusahaan yaitu sebesar Rp. 304.302.308 per tahun.

Article Details

Section
Articles