Prediksi Dampak Lingkungan Pengolahan Sampah secara Termal dengan Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA) Studi Kasus: TPA Tambakrigadung, Kabupaten Lamongan

Main Article Content

Rizky Fitria Muliawati
Ahmad Erlan Afiuddin
Vivin Setiani

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk Kabupaten Lamongan berbanding lurus dengan timbulan sampah yang dihasilkan.  Tempat  Pemrosesan  Akhir  (TPA)  Tambakrigadung  menggunakan  sistem  Sanitary  Landfill. Sistem ini membutuhkan lahan yang luas sementara ketersedian lahan sangat terbatas. Selain itu juga menghasilkan emisi gas dan air lindi. Ada alternatif untuk memproses limbah dikenal sebagai teknologi termal yang memiliki berbagai metode antara lain: insinerasi, gasifikasi, dan pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan teknologi alternatif termal terbaik dilihat dari dampak lingkungannya dengan metode Life Cycle Assessment  (LCA) menggunakan  software SimaPro 9.0. Hasil penelitian  ini menunjukkan  bahwa gasifikasi menjadi teknologi alternatif terbaik dengan  dampak lingkungan  yang minimal.  Hasil dampak lingkungan adalah 8,03 x 107 kg CO2 eq Global Warming, 5,03 x 104 kg SO2 eq Asidifikasi, 8,14 x 103 PO4 eq Eutrofikasi, 6,41 x 104 kg NMVOC Photochemical Oxidation.

Article Details

Section
Articles