Kajian Dampak Lingkungan pada Proses Extruder Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA) (PT X Sidoarjo)

Main Article Content

Dini Arya Puspita Ningrum
Ahmad Erlan Affiudin
Tarik Azis Ramadani

Abstract

Pada tahun 2018 produksi karung plastik PT X Sidoarjo mencapai 17.342.268 pcs, dengan jumlah produksi sebanyak itu diduga dapat menyebabkan dampak lingkungan. Salah satu unit yang menjadi pokok pada proses produksi karung plastik adalah proses extruder yang mana pada proses tersebut terjadi proses extrusi karung plastik, yang dapat menyebabkan munculnya emisi gas pencemar propene dan pentane. Life Cycle Assessment (LCA) merupakan metode yang dapat digunakan untuk menganalisa dampak lingkungan yang sesuai dengan standar ISO 14040, dengan pendekatan gate to gate. Enviromental Design of Industrial Product (EDIP) 2003 adalah metode pada LCA yang digunakan untuk menganalisa dampak apa saja yang dihasilkan dari proses extruder. Berdasarkan analisa LCA pada SimaPro proses extruder menghasulkan keseluruhan dampak pada impact category global warming 100a, ozone formation (human), acidification, dan human toxicity air. Dampak lingkungan terbesar yang dihasilkan adalah ozone formation (human) dengan nilai dampak sebesar 52310,27 Pt. Aksi perbaikan dilakukan dnegan subtitusi polypropylene dengan polylactic acid dan daur ulang limbah plastik yang dihasilkan.

Article Details

Section
Articles