Alternatif Pemilihan Teknologi Pengolahan Air Limbah Batubara PLTU

Main Article Content

Ayu Kristina
Tanti Utami Dewi
Novi Eka Mayangsari

Abstract

Batubara merupakan salah satu sumber bahan bakar yang digunakan oleh perusahaan pembangkit listrik. Pendistribusian batubara dari kapal tongkang menuju area pembangkit melalui beberapa tahapan. Setelah proses pendistribusian batubara, perlu adanya pembersihan pada area transfer tower dan crusher. Air limbah sisa pembersihan tersebut hanya ditampung pada bak penampung cyro pond dan crusher pit. Air limbah tersebut perlu diolah agar tidak terjadi luberan pada saat musim hujan. Air limbah batubara memiliki karakteristik yaitu TSS sebesar 7932 mg/L , Fe sebesar 0.103 mg/L, dan Mn sebesar 0.093 mg/L. Air limbah tersebut tidak memenuhi Baku Mutu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 8 Tahun 2009. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan teknologi yang tepat dalam mengolah air limbah batubara agar memenuhi baku mutu. Teknologi yang dipilih dalam mengolah limbah air batubara terdiri dari bak ekualisasi, grit chamber, koagulasi-flokulasi, sedimentasi, dan filtrasi. Air Limbah batubara jika diolah sesuai dengan teknologi yang dipilih akan memiliki konsentrasi TSS sebesar 4 mg/L, Fe sebesar 0.025 mg/L, dan Mn sebesar 0.093 mg/L.

Article Details

Section
Articles