Pengomposan Anaerobik Sludge Bir dengan Penambahan Mikroorganisme Lokal dari Tape Singkong

Main Article Content

Lutfiana Afrida
Ulvi Pri Astuti
Vivin Setiani

Abstract

Pengomposan sludge industri bir sebagai alternatif pengolahan dalam memanfaatkan volume sisa dari proses pengeringan sludge pada sludge drying bed selama 10 sampai 14 hari. Kandungan unsur hara yang tersimpan di dalam sludge memiliki potensi untuk dimanfaatkan lebih lanjut sebagai pupuk organik yang akan membantu pertumbuhan tanaman dengan kualitas pupuk organiksesuai dengan SNI 19-7030-2004. Degradasi anaerobik yang terjadi pada pengomposan akan dapat lebih mempertahankan kualitas unsur hara pada pupuk organik yang akan dihasilkan. Penambahan mikroorganisme lokal berbahan dasar tape singkong diharapkan akan dapat mempercepat proses degradasi selama proses pengomposan berlangsung. Pemanfaatan sludge sebagai pupuk organik dengan campuran 10 Kg sludge dan 6,5 Kg sampah daun serta penambahan 206 ml MOL tape menghasilkan 14,4% karbon, 0,61% Nitrogen, 23,61 Rasio C/N, 0,48% Phospor, 0,24% Kalium dan 62,80% Kadar air dihasilkan selama 65 hari proses pengompasan dengan metode anaerob composting.

Article Details

Section
Articles