Pengaruh Penambahan Carboxy Methyl Cellulose dalam Biodegradable Plastik Kulit Jagung dengan Sorbitol sebagai Plasticizer

Main Article Content

Rifda N.M. Mahfud
Adhi Setiawan
Novi Eka Mayangsari

Abstract

Biodegradable plastik (bioplastik) merupakan salah satu alternatif dalam mengurangi dampak negatif sampah plastik. Bioplastik adalah produk plastik yang mampu terdegradasi secara alami oleh mikroorganisme. Kulit jagung merupakan salah satu limbah pertanian yang saat ini pemanfaatannya hanya terbatas pada pakan ternak dan kerajinan tangan.Selulosa kulit jagung memiliki potensi sebagai bahan dasar bioplastik. Proses awal dalam pembuatan bioplastik adalah perlakuan delignifikasi dan bleaching. Kemudian, dilakukan pembuatan adonan bioplastik menggunakan sorbitol sebagai plasticizer danCarboxymethyl Cellulose (CMC) sebagai stabilizer. Konsentrasi sorbitol yang digunakan sebesar 1% sedangkan konsentrasi CMC sebesar 1%, 2%, dan 3%.Selanjutnya, dilakukan pengujianswelling dan biodegradasi pada bioplastik.Persentase swelling terbaik terdapat pada konsentrasi CMC 1% yaitu sebesar 53,74%. Nilai persentase biodegradasi terbaik terdapat pada CMC 3% yaitu sebesar 30,77%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi dari CMC maka nilai persentase swelling dan biodegradasi semakin besar.

Article Details

Section
Articles