Evaluasi Dampak Emisi ke Udara pada Proses Thermal De Asphalting Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus: Industri yang Bergerak di Bidang Pemurnian Pelumas Bekas)

Main Article Content

Nina Kurnia Ningrum
Ahmad Erlan Afiuddin
Dika Rahayu Widiana

Abstract

Kapasitas produksi perusahaan pengolah oli bekas menjadi oli baru mencapai 30.000 ton/tahun. Kapasitas produksi yang besar akan menimbulkan dampak yang besar pula terhadap lingkungan, salah satunya adalah pencemaran udara. Thermal de asphalting (TDA) merupakan unit proses yang berkontribusi besar menimbulkan pencemaran udara melalui proses distilasi dan penggunaan bahan bakar untuk boiler dan furnace, sehingga dibutuhkan suatu solusi untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan alternatif mitigasi terbaik berdasarkan hasil analisis dampak lingkungan pada unit proses TDA. Analisis dampak lingkungan yang dihasilkan oleh unit proses TDA dilakukan menggunakan metode life cycle assessment (LCA). Penentuan alternatif mitigasi terbaik dianalisis menggunakan metode analytical hierarchy process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak terbesar yang ditimbulkan oleh unit proses TDA adalah global warming 100a dengan nilai 127,531 Pt. Sedangkan hasil analisis alternatif mitigasi emisi terbaik adalah waste heat recovery power generation (WHRPG) dengan nilai 0,508 atau 50,8%.

Article Details

Section
Articles