Pengaruh Air Laut sebagai Media Kristalisasi Zeolit Sintesis dari Bottom Ash dengan Metode Hidrotermal

Main Article Content

Faizah Ismuharodiyah
Adhi Setiawan
Ayu Nindyapuspa

Abstract

Penggunaan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik di Indonesia yang semakin meningkat. Lebih dari 50% pembangkit listrik yang ada di Indonesia menggunakan bahan bakar batu bara. Proses pembakaran batu bara pada pembangkit listrik menghasilkan limbah abu salah satunya yaitu bottom ash. Bottom ash tersebut terkandung silika dan aluminat yang berpotensi sebagai bahan baku pembuatan zeolit sintesis. Proses sintesis  zeolit  menggunakan  metode  hidrotermal  dan  penambahan  larutan  alkali  KOH 0,3  mol.  Proses hidrotermal dilakukan dengan temperatur 100°C dengan variasi waktu hidrotermal 2 jam dan 5 jam. Media kristalisasi saat hidrotermal menggunakan air laut. Zeolit yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan XRD, FTIR, dan SEM-EDX. Hasil karakterisasi menunjukkan zeolit yang terbentuk berupa zeolit Y dan zeolit A. Rasio Si/Al pada zeolit sintesis yang dihasilkan kurang dari 2 yang menunjukkan zeolit yang dihasilkan merupakan penukar ion yang baik.

Article Details

Section
Articles