ANALISIS STRUKTUR ALAT SUPPORT DEVICE DARI KURSI RODA MANUAL MENJADI ELEKTRIK MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA
DOI:
https://doi.org/10.33863/cdma.v9i2.3600Keywords:
analisis struktur, disabilitas, kursi roda, metode elemen hinggaAbstract
Menurut data Susenas 2020, terdapat 8,8 juta penyandang disabilitas dengan masalah pada kaki, namun 70% atau sekitar 6,1 juta di antaranya belum memiliki kursi roda. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan mobilitas karena pengguna masih membutuhkan bantuan orang lain untuk menggerakkannya, terlebih pada kursi roda manual yang sering menimbulkan kesulitan dan kelelahan sehingga menurunkan produktivitas pengguna kursi roda. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini merancang alat support device kursi roda manual menjadi elektrik, khususnya bagi penyandang disabilitas paraplegia, agar mereka dapat berpindah tempat secara mandiri. Alat dirancang ringan, aman, nyaman, dan mudah digunakan tanpa bantuan orang lain. Dengan adanya permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Ulrich dan Metode Elemen Hingga supaya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan para pengguna kursi roda dengan disabilitas paraplegia. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan software Autodesk fusion 360, tegangan maksimum pada alat ini masih dalam batas aman dibandingkan dengan tegangan izin maksimumnya sebesar (80.375 MPa < 103.5 MPa). Safety factor terendah lebih besar dari pada safety factor yang ditentukan (2.575 > 2.00), sehingga desain ini aman untuk dioperasikan sesuai fungsi untuk pasien dengan berat maksimal 120 kg. Dimensi alat ini 480.5mm x 884.7mm x 593mm yang memiliki fitur adjustable pada bagian handle setir dan juga memiliki fitur lipatan pada bagian fork. Konsep 1 terpilih sebagai desain terbaik karena memiliki kriteria dimensi umum, dimensi lipat, dan ergonomi yang paling baik daripada konsep desain lainnya.



