Prototype Sistem Pendeteksi Keretakan Pada Eternit Berbasis Image Processing Untuk Proses Quality Control

  • Bonanza Dwi Bijaksana
  • Edy Setiawan
  • Joessianto Eko Poetro
Keywords: NVIDIA Jetson Nano, Haar Cascade, WebCam C270, Klasifikasi

Abstract

Eternit merupakan salah satu produk industri yang biasa digunakan untuk melindungi atap yang
sering digunakan. Selain kelebihanya yang ringan, eternit juga tahan dari berbagai iklim serta tidak
menghantarkan listrik sehingga eternit banyak diminati oleh masyarakat. Akan tetapi, pada proses
quality control pembuatan eternit ini masih menggunakan tenaga manual. Pada penelitian ini,
diharapkan nantinya bisa membantu bidang industri pembuatan eternit khususnya pada proses
quality control agar lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi pengolahan citra.
Pada penilitian ini akan dibuat sebuah sistem klasifikasi otomatis berbasis image porcessing dengan
menggunakan metode haar cascade dan ekstraksi kontur yang kemudian akan dilakukan analisa
dan perbandingan untuk diputuskan metode mana yang lebih efektif, kemudian akan dilakukan
pendeteksian keretakan pada eternit berdasarkan citra yang diambil untuk kemudian dilakukan
pengambilan keputusan apakah eternit tersebut tergolong good product apakah rejected product.
Dengan menggunakan Mini PC jenis NVIDIA Jetson Nano sebagai controller yang akan mengolah
seluruh data input dan kamera WebCam Logitech C270 sebagai sensor pengganti fungsi mata pada
manusia yang digunakan untuk mengambil gambar. Nantinya data yang telah diolah di Mini PCakan
dikirim ke aktuator berupa piston pneumatik untuk dilakukan pemisahan product saat Mini PC
mendeteksi adanya keretakan pada eternit. Pada peneltian ini, persentase akurasi deteksi
menggunakanmetode haar cascade masih cukup rendah yaitu sebesar 70%. Sedangkan penggunaan
metode kontur untuk pendeteksian pada sistem ini memiliki akurasi sebesar 100%. Dari pengujian
tersebut, penggunaan metode kontur sangat disarankan untuk diimplementasikan pada pendeteksian
keretakan eternit.

Published
2022-01-19