Rancang Bangun Sistem SCADA Filling Kecap DI PT HEINZ ABC Indonesia Pasuruan Menggunakan Progammable Logic Controller (PLC) Dengan Fasilitas Redundant

  • Adam Musthofa Billah
  • Edy Setiawan
  • Ryan Yudha Adhitya
Keywords: Filling, Sistem SCADA, Sistem Redundant, Monitoring

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi industri, suatu sistem otomasi dibutuhkan pada era dunia industri
saat ini. Tren industri saat ini adalah mengganti sistem manual menjadi sistem semi otomatis bahkan
sepenuhnya otomatis. Salah satu plant manufacturing yang masih menggunakan sistem manual
yakni proses filling kecap dengan kemasan ukuran 6 kg dan 25 kg pada PT Heinz ABC Indonesia
Pasuruan. Dalam peningkatan kualitas perusahaan maka diperlukan sebuah sistem yang dapat
membantu meningkatkan kualitas produk serta menaikkan nilai otomatisasi dalam produksi yang
dapat dimonitoring secara realtime. Maka dari itu penulis merancang sebuah sistem Supervisory
Control And Data Acquisition (SCADA) menggunakan PLC (Programmable Logic Controller)
yang disertai dengan sistem Redundant. Sistem SCADA berbasis Website yang digunakan pada
Tugas Akhir ini berjalan dengan baik, dengan cara kerja dapat melakukan Read serta Write dari
website dan PLC dengan waktu refresh setiap 5 detik pada website. Sistem redundant merupakan
sistem yang berguna untuk mengamankan data-data pada proses produksi, terdiri dari 2 buah
pengontrol (pengontrol 1 dan pengontrol 2) yang akan saling menggantikan fungsi kerja apabila
salah satu dari pengontrol tidak bekerja. Penerapan sistem redundant pada PLC Siemens S7-1200
dapat bekerja dengan baik, dimana PLC cadangan dapat menggantikan fungsi PLC utama ketika
terjadi gangguan dengan nilai data yang sama dengan PLC 1 terakhir diterima dengan selang waktu
pergantian selama ± 2 detik. Penerapan sistem PID pada tugas akhir ini dapat bekerja dengan baik,
berjalan tanpa ada delay pada pengirimian sinyal analog sehingga PID pada motor pompa berjalan
sesuai dengan plant filling bottle machine. Sistem SCADA filling berbasis website pada filling
process dapat berjalan dengan cukup baik secara realtime dengan rata – rata error pembacaan sensor
load cell sebesar 0,7% dan rata – rata error pembacaan sensor proximity sebesar 0%. Sehingga
proses produksi akan bisa terjaga dan berlangsung secara kontinu.

Published
2022-01-18