ANALISIS RISIKO KEBOCORAN PADA SULFUR FURNACE PABRIK ASAM SULFAT DI PERUSAHAAN PENGHASIL PUPUK

Main Article Content

Tya Dwi Rahayu Waningsih1
Agung Nugroho
Mey Rohma Dhani

Abstract

SO2 merupakan gas beracun yang memiliki massa jenis lebih berat dibandingkan udara. SO2 dihasilkan di dalam sulfur furnace pabrik asam sulfat perusahaan penghasil pupuk yang memiliki risiko untuk bocor terlebih SO2 merupakan material yang korosif. Tujuan dari penelitian ini untuk identifikasi bahaya pada sulfur furnace, menentukan skenario kebocoran gas, menghitung tingkatan risiko kebocoran serta tindakan pencegahan dan mitigasi untuk kebocoran. Penelitian ini menggunakan metode HAZOP untuk identifikasi bahaya di sulfur furnace. Penentuan skenario kebocoran berdasarkan QRA. Nilai probability konsekuensi diperoleh dari hasil probit analysis yang selanjutnya dikalikan dengan nilai frekuensi kebocoran sesuai dengan data OGP untuk menentukan nilai risiko kebocoran gas SO2. Selanjutnya tindakan pencegahan dan mitigasi ditentukan dengan analisis penyebab dasar kebocoran gas SO2 pada sulfur furnace dengan metode FTA. Hasil dari penelitian ini yaitu kebocoran gas SO2 merupakan potensi bahaya yang memiliki risiko tinggi dari hasil review HAZOP. Skenario kebocoran berdasarkan realistic case dengan diameter lubang kebocoran 180mm dan 170mm pada sambungan pipa dengan sulfur furnace. Risiko tertinggi akibat kebocoran pada konsekuensi dispersi gas dengan lubang sebesar 180mm dan nilai risiko 1,60x10-7 pertahun masuk dalam kategori risiko dapat diterima dengan konsep ALARP. Peneliti tetap memberikan rekomendasi berupa coating untuk mencegah korosi, inspeksi, preventive maintenance dan pemasangan deteksi gas.


Kata Kunci: ALARP, FTA, HAZOP, SO2, QRA

Article Details

Section
Articles