INFRARED THERMOGRAPHY TEST PADA PANEL DI AREA PRODUKSI 1 PERUSAHAAN MANUFAKTURING KEMASAN PLASTIK

Main Article Content

Imroatus Solihah
Hendro Agus Widodo
Rona Riantini

Abstract

Kebakaran yang terjadi pada tahun 2015 di industri manufakturing kemasan plastik menyebabkan terhambatnya proses produksi sehingga kerugian yang dialami oleh perusahaan cukup besar.Hal tersebut dapat diminimalisir dengan melakukan analisis lebih lanjut terhadap komponen dan instalasi listrik pada industri. Penelitian ini menjawab bagaimana analisis terhadap bahaya listrik yg timbul dari ketidaksesuaian komponen. Indikasi ketidaksesuaian komponen dianalisis menggunakan infrared thermography test. Infrared thermography test diperlukan untuk mengetahui ketidaksesuain lebih detail yang mengacu pada standar infrared yaitu Standart for Infrared Insepction of Electrical System & Rotating Equipment. Tahapan dari kedua analisis yang dilakukan bertujuan untuk memberikan saran dan rekomendasi berdasarkan nilai resiko dan konsekuensi. Pada infrared thermography test ditemukan beberapa titik ketidaksesuain yang harus dilakukan tindakan lanjutan berdasarkan skala prioritas pada Standart for Infrared Insepction of Electrical System & Rotating Equipment. Hasil analisis ketidaksesuaian tersebut dapat digunakan oleh manajemen untuk melakukan perbaikan dan pemelihraan komponen listrik untuk meminimalisir kerugian dan bencana yang timbul.


Kata Kunci : kebakaran, bahaya listrik, pengujian infrared thermography, standar infrared, skala prioritas

Article Details

Section
Articles