IDENTIFIKASI BAHAYA KEBAKARAN DAN PERANCANGAN INSTALASI HYDRANT DI PABRIK GULA PTPN X

Main Article Content

Haekal Shofwanul Qirom
Projek Priyonggo Sumangun L
Moch Luqman Ashari

Abstract

Pabrik gula PTPN X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang agrobisnis dengan memproroduksi gula sebagai produk utamanya. Dalam memproduksi gula, tebu akan melewati proses penggilingan, pemurnian, masakan dan puteran. Tebu yang diolah menghasilkan limbah berupa ampas yang disimpan di gudang (bagasse house) yang mempunyai risiko kebakaran tinggi. Permasalahan yang sering terjadi di pabrik gula adalah kebakaran. Pada tahun 2012 perusahaan tersebut pernah mengalami kebakaran bagasse house yang mengakibatkan kerugian hingga 1 Milyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi risiko apabila terjadi kebakaran melalui identifikasi menggunakan metode Event Tree Analysis (ETA) untuk mengetahui kemungkinan yang terjadi beserta angka probabilitas dengan cara membandingkan proteksi kebakaran sesuai kondisi aktual dan penambahan instalasi hydrant. Pada penelitian ini dapat diketahui bahwa stasiun boiler, gudang, stasiun instrumentasi dan stasiun listrik memiliki nilai risiko tinggi. Penilaian ETA saat terjadi kebakaran di stasiun boiler memiliki nilai 0,87 kebakaran tidak terkendali, pada area gudang memiliki nilai 0,397 kebakaran tidak terkendali, stasiun instrumentasi 0,64 kebakaran tidak terkendali dan 0,1218 kebakaran tidak terkendali di staisun listrik. Menurut penilaian ETA proteksi kebakaran sesuai kondisi aktual masih kurang sehingga perlu ditambahkan perancangan instalasi hydrant.
Kata Kunci : Kecelakaan, bagasse hous, ETA, instalasi hydrant, kebakaran , pabrik gula

Article Details

Section
Articles