Analisis Pengaruh Kebisingan, Iklim Kerja dan Karakteristik Individu Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja

  • Iftitakhul Mutammima
  • Wiediartini Wiediartini
  • Binti Mualifatul R

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kebisingan, iklim kerja panas, usia, jenis kelamin,
status pernikahan dan tingkat pendidikan, terhadap stress kerja pada para pekerja di CV.X. dengan pendekatan
regresi logistik ordinal. Responden dalam penelitian ini berjumlah 34 orang. Pengukuran kebisingan dan iklim
kerja dilakukan dengan cara pengukuran langsung paparan yang diterima tiap pekerja. Variabel usia , jenis
kelamin, status pernikahan dan tingkat pendidikan menggunakan data dari perusahaan. Sedangkan pengukuran tingkat stres pekerja menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil analisa statistik didapatkan 3 variabel yang mempengaruhi stress kerja yaitu intensitas kebisingan (p-value = 0.017), iklim kerja panas (p-value = 0.020) dan usia (p-value = 0.018). Intensitas kebisingan dan iklim kerja panas (lingkungan kerja fisik) dan usia (faktor pribadi) berpengaruh signifikan terhadap tingkat stress pekerja. Rekomendasi yang diberikan untuk mengurangi kebisingan adalah pemasangan enclosure pada mesin-mesin, penyuluhan K3 tentang kebisingan dan penyediaan APD untuk telinga. Untuk mengurangi iklim panas adalah penambahan turbin ventilator, penyesuaian letak air minum dan penambahan APD berupa baju lengan panjang/cuttlepack, sarung tangan dan kacamata. Sedangkan untuk mengatasi stress pada pekerja usia muda yakni dengan penyediaan tempat konseling.

Published
2018-01-16