Penjadwalan Kegiatan Perawatan Mesin Induk Kapal Tunda KM Bima Dengan Menggunakan Metode RCM II

Main Article Content

Arga Yuristiawan
Wibowo Arninputranto
Ekky Nur Budiyanto

Abstract

KT. BIMA mempunyai waktu operasi yang cukup tinggi, namun pada kapal ini kurang diperhatikan mengenai
masalah perawatan mesin induk yang optimal dan terencana sehingga menyebabkan seringnya kegagalan pada
komponen mesin induk.Penelitian ini menggunakan failure modes and effect analisys (FMEA) dalam
mengidentifikasi bentuk kegagalan dan efek kegagalan dari komponen utama mesin induk. Kemudian dalam
pemilihan jadwal perawatan yang optimal menggunakan reliability centered maintenance (RCM II). Analisa
kuantitatif akan dimasukkan dalam penentuan interval waktu perawatan optimal dengan memperhatikan biaya
perawatan serta biaya kerusakan.Dari hasil penelitian didapatkan 7 failure modes yang mengikuti kegagalan fungsi
yang dimiliki oleh mesin induk. Hasil perhitungan interval perawatan (TM) dengan mempertimbangkan biaya
maintenance (CM) dan biaya perbaikan (CR), maka dapat diketahui nilai interval perawatan optimal (TM) yang
diperoleh untuk mencegah kegagalan pada komponen mesin induk lebih kecil dari nilai MTTFnya. Berdasarkan
perhitungan TM (Time Maintenance) dapat diketahui bahwa masing-masing komponen memiliki interval
perawatan optimum yang berbeda dengan interval waktu tertinggi adalah blower turbocharger yakni 1071.4 jam
dan terendah adalah connecting rod dengan nilai 453.5 jam

Article Details

Section
Articles