PENGARUH EVAPORATOR PADA EXHAUST SEPEDA MOTOR KARBURATOR TERHADAP SI ENGINE BAHAN BAKAR DUAL FUEL BENSIN-UAP BIOETANOL

  • Fahril Muhamad Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  • George Endri Kusuma Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  • Mohamad Hakam Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Keywords: uap bioetanol, emisi gas buang, evaporator, dual fuel, motor karburator

Abstract

Penambahan bahan bakar berbasis nabati khususnya bioetanol dari penelitian sebelumnya memberikan
efek proses pembakaran makin sempurna, sehingga mesin akan menjadi lebih bersih dan emisi gas buang menurun
menjadi ramah lingkungan. Penggunaan bioetanol yang mempunyai oktan tinggi dapat menjadikan akselerasi mesin
lebih ringan dan cepat. Dilakukan eksperimen menguapkan bioetanol dengan mendesain evaporator pada exhaust
sepeda motor Supra X 125 cc karburator tahun 2008 untuk menciptakan alternatif bahan bakar terbarukan dengan
memanfaatkan energi panas dari exhaust (regenerasi energi). Dilakukan dynotest performa SI Engine sebelum
modifikasi dan sesudah modifikasi dengan variasi bukaan katup uap bioetanol 30°, 60°, 90°(fully open throttle)
dengan variasi RPM yang dinaikkan dengan interval 1000 dimulai dari RPM 5000 hingga RPM 9000. Pengujian SI
Engine dengan evaporator pada exhaust sepeda motor dual fuel bensin-uap dapat diterapkan dan layak jalan untuk
dioperasikan. Hasil eksperimen menggunakan evaporator ini diambil data optimum pada variasi bioetanol bukaan
katup 60°, dengan peningkatan daya dan torsi sebesar 9 HP menjadi 9,4 HP, untuk torsi dari 7,98 Nm menjadi 8,3
Nm pada RPM 8000. Angka efisiensi termal kendaraan mengalami penurunan sebesar 25,6%, dari 90,3% menjadi
65,3% . Untuk data emisi gas buang mengalami penurunan CO sebesar 10%, HC dengan nilai 51%, kemudian
mengalami peningkatan CO2
sebesar 46,3%.

Published
2021-02-12