Penurunan Konsentrasi COD, TSS, dan Fluoride pada Limbah Cair Industri Asam Fosfat Menggunakan Elektrokoagulasi

Main Article Content

Herdika Afiant Bimantara
Adhi Setiawan
Novi Eka Mayangsari

Abstract

Suatu industri asam fosfat menghasilkan air limbah dari berbagai proses seperti kegiatan blowdown, pencucian gypsum, dan kondensat. Air limbah tersebut diolah pada unit Waste Water Treatment (WWT) dengan metode koagulasi flokulasi kimia. Penggunaan bahan kimia yang tinggi serta perlengkapan mekanik dalam chemical preparation memiliki operating cost yang cukup besar. Terdapat teknologi pengolahan air limbah yang dinamakan elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi merupakan metode pengolahan air limbah yang dapat meminimalisir bahkan tidak membutuhkan bahan kimia, sehingga perlu dilakukan sebuah penelitian tentang pengolahan air limbah industri asam fosfat menggunakan metode elektrokoagulasi. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan reaktor dengan dimensi 25 cm x 30 cm x 25 cm serta pelat elektroda aluminium sebesar 0,1 cm x 5 cm x 20 cm. Air limbah yang digunakan berasal dari industri asam fosfat dengan volume sebesar 13,5 liter diolah secara batch lalu diukur konsentrasi dari COD, TSS, dan Fluoride. Hasil pengukuran kandungan COD, TSS, dan Fluoride dianalisis pengaruh dari nilai tegangan yang digunakan yakni 10 Volt, 20 Volt, dan 30 Volt dengan jarak antar pelat elektroda sebesar 0,5 cm. Dari penelitian ini didapatkan penurunan konsentrasi tertinggi untuk COD adalah 640,675 mg/liter; TSS sebesar 701,955 mg/liter; dan Fluoride sebesar 15,615 mg/liter dengan menggunakan tegangan listrik sebesar 30 V.

Article Details

Section
Articles