ANALISA EFEKTIVITAS MITIGASI UPHEAVAL BUCKLING PIPELINE 16”-HL-4064-3B SUKOWATI A – CENTRAL PROCESSING AREA (CPA) MUDI

  • Anggalih Arya Kusuma
  • George Endri Kusuma
  • Mardi Santoso
Keywords: Efektivitas, Mitigasi, Pipeline, Strain, Stress, Upheaval buckling

Abstract

Upheaval buckling sering terjadi pada kasus kegagalan pipeline penyalur crude oil, seperti yang terjadi pada
jalur pipeline 16”–HL–4064–3B menyalurkan crude oil Sukowati A – Central Processing Area Mudi Tuban
Jawa Timur. Upheaval buckling terjadi karena beban thermal expansion dan faktor – faktor eksternal seperti
imperfection tanah dan faktor tanah yang bersifat gembur. Kasus tersebut sudah dilakukan mitigasi dengan
memberikan downforce berupa 3 titik beton dengan berat masing – masing 2 ton. Fokus penelitian ini pada
perhitungan dan pemodelan untuk mencari nilai tegangan yang mengacu pada ASME B31.4 dan nilai strain
yang mengacu pada ASME B31.1 Power Piping Non-mandatory Appendix VII. Nilai efektivitas mitigasi didapat
dari analisa teknis tegangan. Hasil perhitungan dan pemodelan software CAESAR II nilai tegangan akibat beban
sustained tidak melebihi allowable stress sebesar 18900 Psi. Nilai tegangan akibat beban ekspansi melebihi
allowable stress sebesar 25200 Psi. Hasil perhitungan dan pemodelan software ANSYS 14.5 untuk mencari nilai
strain sebesar 3,25 x 10
-4
in/in dan 3,067 x 10
-5
in/in. Dari analisa efektivitas mitigasi didapatkan bahwa mitigasi
yang dilakukan kurang efektif.

Published
2017-09-23