PERANCANGAN MESIN PEMBERSIH SAMPAH PASIR PANTAI DENGAN METODE SCAMPER
DOI:
https://doi.org/10.33863/cdma.v9i1.3691Keywords:
desain ergonomis, FEM, pembersih pantai, RULA, SCAMPERAbstract
Polusi plastik di pesisir pantai Indonesia merupakan permasalahan serius yang berdampak langsung terhadap lingkungan, ekonomi, pariwisata, serta kesehatan masyarakat pesisir. Sampah laut, khususnya mikroplastik, sangat sulit dibersihkan secara manual karena berukuran kecil, ringan, dan mudah terbawa arus, sehingga diperlukan inovasi berupa mesin pembersih pasir pantai yang terjangkau, efektif, efisien, dan ramah pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pembersih pasir pantai menggunakan metode SCAMPER untuk meningkatkan efisiensi pembersihan sekaligus mempertimbangkan faktor ergonomi, kenyamanan operator, keandalan struktur, dan biaya produksi agar dapat diaplikasikan oleh komunitas lokal secara berkelanjutan. Landasan teori meliputi prinsip mekanika permesinan, mekanisme pengayakan pasir, serta analisis kekuatan struktur menggunakan Finite Element Method (FEM), sedangkan aspek ergonomi dianalisis melalui metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Metodologi penelitian mencakup studi literatur, observasi lapangan, serta analisis mendalam terhadap produk sejenis yang telah ada. Mesin dirancang dengan sistem pengayakan berbasis vibrasi untuk memisahkan pasir dari sampah plastik berbagai ukuran. Hasil validasi melalui simulasi FEM dan analisis RULA menunjukkan faktor keamanan sebesar 2,942, kapasitas pembersihan 1.800 m2/jam, serta nilai RULA sebesar 2 yang menunjukkan postur kerja aman. Estimasi biaya perancangan mencapai Rp26.529.727, jauh lebih ekonomis dibandingkan produk impor. Desain akhir menghasilkan mesin pembersih pantai yang ekonomis, ergonomis, mudah dioperasikan, dan siap mendukung pengelolaan sampah pesisir.


