RANCANG BANGUN ALAT BANTU WUDHU UNTUK PENYANDANG DISABILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ULRICH

Authors

  • Muhammad Renaldi Pramudya Teknik Desain dan Manufaktur
  • Tri Andi Setiawan
  • Pranowo Sidi

DOI:

https://doi.org/10.33863/cdma.v9i1.3639

Keywords:

alat wudhu, disabilitas, Ergonomic, metode ulrich

Abstract

Ibadah merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim tanpa terkecuali, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik (difabel). Meskipun memiliki kekurangan, penyandang disabilitas tetap diwajibkan menyempurnakan wudhu sesuai kemampuan masing-masing sebelum melaksanakan shalat. Wudhu tidak hanya berfungsi sebagai pembersihan diri, tetapi juga memiliki makna spiritual sebagai tindakan penyucian diri sebelum menghadap Allah SWT. Namun di dalam praktiknya, individu dengan disabilitas sering menghadapi kesulitan ketika melakukan wudhu secara mandiri, sehingga menimbulkan ketergantungan pada orang lain dan mengurangi rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu wudhu yang praktis dan ergonomis dengan menggunakan metode Ulrich. Tahapan metode ini meliputi identifikasi kebutuhan pengguna, perumusan spesifikasi, pengembangan konsep, pemilihan desain terbaik, hingga pembuatan prototipe. Pada tahap awal penelitian, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap penyandang disabilitas kaki. Hasilnya, diperoleh kebutuhan utama yang berupa kemudahan akses, keamanan, kenyamanan, dan kepraktisan dalam penggunaan. Rancangan alat bantu wudhu ini disesuaikan dengan dimensi tubuh pengguna berdasarkan data antropometri, serta diuji coba untuk memastikan keamanan dan kenyamanan. Diharapkan hasil penelitian ini mampu menghadirkan inovasi berupa alat bantu wudhu yang mudah digunakan serta meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas kaki dalam beribadah. Selain itu, dengan adanya alat ini juga dapat menjadi fasilitas pendukung di tempat ibadah agar lebih ramah bagi disabilitas.

Downloads

Published

2025-12-02