PRODUKSI PROPELLER ALUMINIUM MEMANFAATKAN LIMBAH GERAM MESIN CNC PPNS

Authors

  • Gilang Yuka Prahara Teknik Desain dan Manufaktur
  • Widya Emilia Primaningtyas Prodi Teknik Desain dan Manufaktur
  • Rizal Indrawan

DOI:

https://doi.org/10.33863/cdma.v9i1.3631

Keywords:

gating system, porosity, propeller, sand casting, scrap aluminium

Abstract

Propeller merupakan komponen vital dalam sistem propulsi kapal karena berfungsi mengubah energi kinetik menjadi gaya dorong. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah aluminium hasil pemesinan CNC dari Laboratorium CNC PPNS sebagai bahan baku alternatif pembuatan propeller dengan metode sand casting. Pemanfaatan limbah ini diharapkan dapat menekan biaya produksi sekaligus mendukung pengelolaan limbah industri berkelanjutan. Proses pengolahan limbah dilakukan melalui tahap pencucian menggunakan larutan sabun sebanyak empat kali untuk menghilangkan minyak coolant, serta pemisahan logam ferro dengan metode magnetik sebanyak dua kali pada setiap siklus pencucian. Setelah pengeringan, material dilebur pada suhu 800°C sebelum dituangkan ke dalam cetakan pasir. Untuk memastikan kualitas pengecoran, tiga konsep gating system dirancang dan disimulasikan menggunakan perangkat lunak ProCast 2018. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konsep merupakan desain terbaik dengan berat total layout 34,52 gram, volume sistem saluran 6,30 cm3, waktu tuang 3 detik, total porositas 0,423 cm3 (3,31%), dan yield casting 65%. Validasi pengecoran aktual mendukung hasil simulasi dengan ditemukannya cacat visual berupa porosity dan sirip cor yang masih dapat diperbaiki melalui penggerindaan. Namun, terjadi penurunan berat produk dari 17,9 gram menjadi 14,5 gram akibat cacat porosity. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rancangan gating system yang baik dapat meningkatkan kualitas pengecoran limbah aluminium, meskipun optimalisasi proses pembersihan dan pengendalian parameter masih diperlukan agar material daur ulang ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembuatan propeller kapal.

Downloads

Published

2025-12-02